aku tau, kalau kamu suka sama orang lain. aku denger juga. tapi kenapa aku nggak sakit hati? ini perkara lain. aku suka sama kamu udah lama. tiapa ngeliat kamu aku pingin menghajar muka bulat kamu itu. aku nggak pernah punya niat buat suka lama. tapi takdir berkata lain. kadang aku iri sama orang yang berani ngungkapin kalau dia suka sama kamu. tapi aku yg juga suka sama kamu nggak pernah berani. aku sebenarya muak dengan cara ngomong kamu yg sok ngatur. aku muak dengan gaya kamu yg sok cool, entah emang betulan keren atau apalah. itu nggak penting. padahal kita udah nggak ketemu lama banget, tapi aku tetap masih suka sama kamu. aku ingat waktu guru BK ku bilang aku bukan orang yg setia. memanganya suka sama orng lebih dari 3 tahun itu masih belum dianggap setia ya? tapi udahlah. aku nggak poernah berani sms kamu, aku nggak pernah berani nanya sesuatu ke kamu. aku selalu ngomentarin seua yg buruk tentang kamu ke orang-orang. itu salah satu cara supaya nggak ada yg tau aku suka sama kamu. belum ada satu orangpun yg tau aku suka kamu, cuma ada yg udah nebak. tapi aku tau mereka nggak yakin dengan itu. itu cuma candaan aja bagi mereka. tapi ada yg tau nggak sih aku beneran deg-degan setiap nama kamu disebutin sama orang. aku nggak akan mencoba lupain kamu, entah kenapa aku ngerasa kamu pasti bakal terlupa dengan sendirinya. tapi untuk saat ini itu belum terlupakan. (ini bukan curhatan siapa-siapa, dan bukan cerita asli, hanya sekedar nyumbangin ide untuk cerpen yg bakal dibuat. tapi lagi nggak dapat feel untuk nulis, aku benar-benar dari hati menulisnya,)
Hari ini I did the biggest thing for my heart. I'm going to 26 this year, and it's old alredy. When I was in JHS, I felt in love woth my friend, my school mate. We never in one class, I just loved when I saw him, Time flies away, now, I still falling love with him. I mean, I really tried to open up my heart for another guy, There are guy who try to cathing me, he texted me all day long, but the only person I think about marriege is just him, my JHS's mate. Today, I told my bestie about, how I can forget him, and I tried to confess to him. I didn't save his number, so I texed him in instagram. I asked, "kamu punya calon istri ga sih?" He said, "Wkwk, Alhamdulillah mar" It was broke my heart, it was really did. I really wanna cry, crying over and over, my long last crush, my forst love, going to get married. But, honestly, I need to Thanks to Allah, at least, I know how I'll be deal with my heart, I have to keep my heart for my future, I can keep...
Komentar
Posting Komentar