Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label arsitektur

Anak Arsitektur ambil Arsitektur Lanskap opposite atau liniear sih?

Hello... It's me agaiiinnn Umara Udah lama banget ga pernah apdet tulisan di blog, kali ini pengen sharing karna ada beberapa orang yang lagi aktif nanya nih di DM instagram maupun WA. Saya mahasiswi S1 Arsitektur UIN Malang yang lulus tahun 2019, dan saat ini sedang menempuh pendidikan S2 di Arsitektur Lanskap IPB, banyak yang nanya, "Susah ngga sih masuk IPB?" "Arsitektur ambil Lanskap worth it ga sih ?" "Susah nggak kuliah di Lanskap?" Well, I will answer one by one . Pertama, masuk di IPB engga sesusah itu, engga ada tes tertulis ataupun tes wawancara,  tapi yang baru saya sadari di semester tiga ini, keluar dari IPB sulit cuuuy , wkwkwk sulitnya karna ada banyak banget yang harus diselesaikan buat ujian tesis. Kayak harus menghadiri seminar dari rumpun  ilmu lain, dan harus submit jurnal minimal SINTA2. Kedua, Arsitektur ambil Lanskap ilmu yang sejalan ga sih ? Well , ini agak bertolak belakang sebenernya , karna biarpun sama-sama Ars...

Tips Trick Memulai Biro Arsitek oleh Pak Andi Rahman

Sebagai mahasiswa, ada banyak kondisi yang bikin bingung, what should I do if I'm not a student anymore? That's why Pak Andi Rahman, sebagai Principal Architect segaligus owner Andi Rahman Arsitek, mulai membagi pengalaman beliau dalam memulai sebuah biro. Sebagai orang yang memulai bisnis secara otodidak, beliau memberi tips and trick buat kita sebagai mahasiswa yang ingin memulai biro. 1. Lewat media sosial 2. Biarkan karya jadi marketing 3. Jangan pasang murah 4. Kerjakan dengan hati, untuk portofolio 5. Bikin blog untuk marketing dan publikasi 6. Lewati satu karya terbangun 7. Buat website 8. Butuh partner 9. Dokumentasi proses design 10. Website memberi cerita, denah, (dipakai mahasiswa dan orang awam) 11. Website with link social media Instagram You-tube FB Twitter 12. Website biar googling untuk jadi SEO 13. Bikin buku 14. Ikut pameran 15. Sayembara shortcut to great! 16. Tract record sayembara untuk mahasiswa untuk membuka pikiran kita. 1...

Fredrich Silaban, Putra Pendeta Kesayangan Soekarno

Oleh : Umara Hasibuan Saat ini, Islam memang sedang berada jauh dari rangkaian keutuhan Negara. Dalam artian, Islam seperti yang sudah Allah sebutkan, aka nada masanya pada tingkat terbawah, itulah ujian ummat sebelum datang fitnah terbesar. Tapi, untuk tulisan kali ini, saya ingin mengangkat mengenai salah satu tokoh. Karya arsitektural-nya yang mendunia dan benar-benar kokoh serta menjadi pondasi toleransi bernegara. Karena, dalam toleransi beragama, saya sendiri masih belum berani megmbil posisi dalam bagian itu. Masjid Istiqlal, sebuah masjid dengan gaya arsitektur modern minimalis. Masjid terbesar di asia Tenggara ini, selesai dibangung pada 22 Februari 1978. Siapa yang sangka, ada banyak cerita pilu dalam perjalanan pembangunan luar biasa ini. Dia, Fredrich Silaban. Terlahir menjadi seorang putra pendeta, pria Kristen protestan kelahiran Bonandolok, Tapanuli, Sumatera Utara, 16 Desember 1912 ini adalah lulusan STM di Jakarta. Karir ke-arsitektur-annya ia mulai dari p...