Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

abaikan ini

aku tau, kalau kamu suka sama orang lain. aku denger juga. tapi kenapa aku nggak sakit hati? ini perkara  lain. aku suka sama kamu udah lama. tiapa ngeliat kamu aku pingin menghajar muka bulat kamu itu. aku nggak pernah punya niat buat suka lama. tapi takdir berkata lain. kadang aku iri sama orang yang berani ngungkapin kalau dia suka sama kamu. tapi aku yg juga suka sama kamu nggak pernah berani. aku sebenarya muak dengan cara ngomong kamu yg sok ngatur. aku muak dengan gaya kamu yg sok cool, entah emang betulan keren atau apalah. itu nggak penting. padahal kita udah nggak ketemu lama banget, tapi aku tetap masih suka sama kamu. aku ingat waktu guru BK ku bilang aku bukan orang yg setia. memanganya suka sama orng lebih dari 3 tahun itu masih belum dianggap setia ya? tapi udahlah. aku nggak poernah berani sms kamu, aku nggak pernah berani nanya sesuatu ke kamu. aku selalu ngomentarin seua yg buruk tentang kamu ke orang-orang. itu salah satu cara supaya nggak ada yg tau aku suka sam...

puisi karangan Umara Hasmarani R Hsb

PERJALANAN HIDUP OLEH : UMARA HASMARANI KELAS : VIII B Hari demi hari telah kulewati Minggu demi minggu telah kulalui Bulan demi bulan telah kujalani Tahun demi tahun telah kusinggah Kulewati hari yang penuh kebahagian Kulalui minggu yang penuh dengan berjuta rintangan Kusinggahi minggu yang tak kalah menantang Kulalui bulan yang menjemput cobaan Sejuta cobaan    Sejuta siksaan Sejuta ketakutan yang menghantam Takkan menghalangi pencarian jati diriku Semuanya akan kulalui dengan senyuman Senyuman bahagia Tanpa beban Tanpa paksaan GUNUNG TINGGI OLEH : UMARA HASMARANI KELAS : VIII B Permukaan bumi yang menjulang tinggi                Udara yang sejuk Pepohonan yang banyak Kedamaian yang abadi Sukacita bersama Menyambut hari Dalam kebahagiaan yang tak kalah abadi Teruslah tinggi Menghiasi bumiku yang tersayang HUJAN OLEH : UMARA HASMARANI ...

Tugas Bahasa Indonesia, Menulis Cerpen Menurut Pengalaman Pribadi

SENINKU, SIALKU.. karya : Umara Hasmarani Rizqiyah Hasibuan Tett… Tett… Aish. Hey, ayolah, ini bukan saat yang tepat untuk si benda mesin itu berbunyi. Ini masih subuh dan mataku sangat berat untuk terbuka. Bayangkan saja, semua kalangan juga tahu kalau hari ini adalah langganan bagi si virus “ hate monday” datang, dan jangan salahkan aku, aku juga terserang virus itu tiap Senin, dan sekarang si benda bulat berjarum tiga itu masih sanggup bernyanyi dengan rasa tak berdosa, melengkingkan sura aneh itu? Aku benar-benar berharap agar hari Mingguku yang berharaga dapat kembali, lalu aku tetap dapat menggulung diri dalam selimut dan kembali terbang ke alam mimpi. Tapi sekarang itu hanya angan, karena percuma saja aku mengabaikan alaram itu, karena bila tidak bangun segera, alaram lain pasti akan berbunyi. Ya suara ibuku akan menjadi pengganti alaram itu nantinya, jadi lebih baik sekarang aku bangun. Kali ini aku benar-benar bangun, agak terkejut juga karena aku masih punya...