Langsung ke konten utama

Postingan

My Rini tercinta,,,

adikku sayaaaaang,,,,, hahahahahahahaaaaa

FILM INDIE

kali ini, ujian praktek seni budaya disuruh buat film indie, film indie ini, mikirin ide yang pass aja susah, belum lagi cara ngambil gambar, susahnya benar-benar, tapi dijalani aja deh, trus sangking semangatnya ustad Hendro nyuruh kami buat film indie, siang tadi, aku baru aja dikasih tunjuk film indie karya Raditya Dika, ceritanya, dia ketiduran dimeja belajar depan laptop, trus setelah itu, alaram-pun berbunyi, dan tanpa mandi dia langsung pakai jins dan turun dari tangga, selesai,,,,,,,,,

PENULIS FAVORIT SAYA!!

160 orang suka penulis ini. saya suka penulis ini 149 orang sedang membaca buku penulis ini. 211 wishlist memuat buku penulis ini. Biografi Esti Kinasih Esti Kinasih lahir di Jakarta, 9 September 1971, sulung dari tiga bersaudara. Cewek Virgo ini punya hobi traveling, naik gunung, ngoleksi T-shirt bergambar Jeep, dan ngoleksi prangko. Jingga dalam Elegi adalah novel keenam Esti setelah Fairish (2004) yang menjadi best-seller dan terus cetak ulang hingga kini, CEWEK!!! (2005) yang juga laris manis, STILL... (2006), Dia, Tanpa Aku (2008),  Jingga dan Senja (2010), dan Jingga dalam Elegi (2011) Mantan karyawan sebuah bank swasta ini punya prinsip hidup easy going. Obsesinya mendaki puncak Himalaya. Selain menulis, Esti mengelola perpustakaan pribadi di rumahnya dan sedang mengembangkan bisnis cokelat kecil-kecilan. saat ini Esti kinasih tengah  menyelesaikan novel trilogi Jingga dan Senja. biarpun sudah hampir setahun buku yang terakhir bel...

bersenang-senang

sungai-sungai,,,, rakit-rakit,,, air-air,,,, yuhuuuuu

PRINCESS SEJAGAD SEMALAM

Rose duduk di kursi goyang Ayahnya, padahal biasanya Ayahnya yang duduk di kursi goyang itu setiap sore, entah mengapa hari ini Ayahnya pulang terlambat.                 Rose mengambil buku Princess Sejagat yang ada di atas meja yang dekat dengan kursi goyang itu. Sesekali saat membaca Ia menggoyangkan kursi itu dengan perlahan, karena Ia takut jatuh seperti minggu lalu.                 Tidak terasa Rose selesai membaca tapi belum sempat Ia menutup buku Ia sudah tertidur. “Ahh, di mana ini?” Tanya Rose pada dirinya sendiri sambil mengucek matanya. Rose melihat baju yang Ia kenakan karena terasa berat. “Ini gaun? Cantik sekalii” sorak Rose terkejut. Tiba-tiba ada seseorang dengan gaun pelayan datang,                 “Apa yang No...

gadis kecil itu...

Tiap pagi, senyuman yang tulus itu selalu Ku lihat, bukan hanya itu, tapi ekspresinya yang teramat polos, yang membuatku merasa nyaman.                 Dia amat berbeda denganku, Aku yang memiliki banyak kelebihan yang Tuhan berikan, malah teramat sangat sulit untuk mengeluarkan senyum barang sedikit saja. Berbeda dengannya.                 Setiap aku melihatnya, hatiku sangat gusar, Aku benar-benar merasa tak berguna, padahal Dia hanya gadis kecil yang tiap hari memungut sampah bersama Ayahnya, sedangkan Aku tidak pernah disuruh Mama ataupun Papa untuk bekerja, tapi,,,, Pernah sekali aku bertanya, apa Dia tak sekolah, dia hanya menggeleng ringan dan berkata bahwa ayahnya belum ada biaya untuk membiayainya. Padahal kalau dilihat dia mungkin hanya berbeda satu atau dua tahun dengan ku, tapi Dia malah p...