Langsung ke konten utama

Kamu Mahasiswa "Perantauan" Baru Kota Malang? Ini Tipsnya!

Kuliah di Jawa memang jadi favorit banyak calon mahasiswa, terutama kota kota pilihan yang sering dapat julukan terkait pendidikan.
Kota Malang terkenal sebagai kota pendidikan, karena, ada banyak sekolah, terutama institusi perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dengan akreditasi yang baik ataupun sangat baik. Apalagi kota malang termasuk kota yang ramah pendatang, masyarakat yang ramah, dan juga suasana iklim yang ramah. Cocok untuk merangkum masyarakat dari suku bangsa yang berbeda-beda.
Nah, buat para calon mahasiswa yang mau kuliah di Malang ini beberapa tips buat kamu sebelum menetap di Malang.

1. Punya kenalan.
Ini hal paling mudah sih, mungkin kamu punya kakak tingkat, atau saudara, atau bahkan temannya orangtua-mu, kalau punya kenalan kamu mudah untuk mencari informasi kos-kosan terdekat dari kampus.
2. Mencari organisasi kedaerahanmu di Kota Malang.
Kalau misalnya kamu belum punya kenalan, gampang, kamu tinggal search aja di Instagram, contohnya #MahasiswaRiauMalang nah, dari hastag itu kamu bakalan ketemu sama official akun dari organisasi daerah tersebut, nanti tinggal DM deh, pasti dijawab kok. Nanti kamu bakal di invite ke grup, dan kamu bakal kenalan online sama temen-temen baru yang sama-sama jadi Maba. Bisa janjian satu kos bareng juga. Nanti senior juga bisa ditanyain buat masalah kos-kosan terdekat, pasti dikasih info kok. Jadi selain dapat kenalan, kamu bisa kumpul sama keluarga baru kamu di negri orang.
3. Punya aplikasi gojek online yang ada saldonya.
Tiap universitas di Malang hampir dekat dengan pusat perbelanjaan, jadi kalau pakai aplikasi ojek online yang bayarnya pakai e-money, biasanya dapat potongan lumayan. Jadi nanti kamu bakal bepergian dengan harga murah yang juga di-diskon.
4. Gausah bawa banyak barang.
Barang-barang seperti buku, rak sepatu, keset kaki, hanger, atau perkakas lain yang berat mungkin bisa kamu tinggal. Apalagi yang bertransportasi dengan pesawat, nanti bagasinya full. Usahakan bawa yang penting aja, seperti baju, sepatu, dan peralatan pribadi yang memang cuma bisa dibawa dari rumah. Perkakas besar, alat mandi, maupun buku bisa kamu cari sesaat sesudah di Malang. Ada Sardo yang harganya murah-murah banget, ada Wilis buat kamu cari buku-buku perkuliahan, atau tempat lain yang biasanya di sekitaran kampus. Seperti saya sampaikan sebelumnya, Malang itu ramah pendatang, termasuk harga-harga pokok yang juga miring.
5. Masuk ke grup jurusan ataupun universitas yang bakal kamu masukin.
Kalau ini, biasanya kamu tinggal hubungi official akun Instagram kampusmu, nah nanti bakal dikasih link grup Maba. Disini biasanya kamu bakal dapat informasi mengenai perlengkapan MOS yang biasanya agak ribet. Tapi tenang, karna Malang kota pendidikan, jadi perlengkapan MOS mu enggak sulit untuk ditemukan kok.

Itu beberapa cara sederhana yang mungkin bisa kamu mulai, tenang aja, Malang benar-benar seramah itu buat pengunjung, sampai sampai, banyak yang selesai kuliah malah nggak mau pulang, hehe. Tapi diantara semuanya, butuh usaha yang besar untuk tetap fokus pada kuliah, karena kita semua bukan hanya harapan bangsa, yang paling penting adalah, kita semua adalah harapan orang tua.
Semangat kuliah, semangat berprestasi.

Umara Hasmarani

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anak Arsitektur ambil Arsitektur Lanskap opposite atau liniear sih?

Hello... It's me agaiiinnn Umara Udah lama banget ga pernah apdet tulisan di blog, kali ini pengen sharing karna ada beberapa orang yang lagi aktif nanya nih di DM instagram maupun WA. Saya mahasiswi S1 Arsitektur UIN Malang yang lulus tahun 2019, dan saat ini sedang menempuh pendidikan S2 di Arsitektur Lanskap IPB, banyak yang nanya, "Susah ngga sih masuk IPB?" "Arsitektur ambil Lanskap worth it ga sih ?" "Susah nggak kuliah di Lanskap?" Well, I will answer one by one . Pertama, masuk di IPB engga sesusah itu, engga ada tes tertulis ataupun tes wawancara,  tapi yang baru saya sadari di semester tiga ini, keluar dari IPB sulit cuuuy , wkwkwk sulitnya karna ada banyak banget yang harus diselesaikan buat ujian tesis. Kayak harus menghadiri seminar dari rumpun  ilmu lain, dan harus submit jurnal minimal SINTA2. Kedua, Arsitektur ambil Lanskap ilmu yang sejalan ga sih ? Well , ini agak bertolak belakang sebenernya , karna biarpun sama-sama Ars...

My really broken hearted

Hari ini I did the biggest thing for my heart. I'm going to 26 this year, and it's old alredy. When I was in JHS, I felt in love woth my friend, my school mate. We never in one class, I just loved when I saw him,  Time flies away, now, I still falling love with him. I mean, I really tried to open up my heart for another guy,  There are guy who try to cathing me, he texted me all day long, but the only person I think about marriege is just him, my JHS's mate. Today, I told my bestie about, how I can forget him, and I tried to confess to him. I didn't save his number, so I texed him in instagram. I asked, "kamu punya calon istri ga sih?" He said, "Wkwk, Alhamdulillah mar" It was broke my heart, it was really did. I really wanna cry, crying over and over, my long last crush, my forst love, going to get married. But, honestly, I need to Thanks to Allah, at least, I know how I'll be deal with my heart, I have to keep my heart for my future, I can keep...

Kecemasan dan Jurnal

Hari ini rasanya cemas berlebih sekali, waktu nulis ini aja tangan gemeteran, terus engga fokus, sengaja searxh di google, katanya salah satu cara mengurangi kecemasan dengan menulis.  I will start with the problem. 1. Hari itu entah kenapa ada yang kirim undangan pakai aplikasi APK di WA, saya ga sengaja ke download tapi belum sempat di klik, akhirnya m-banking saya apus. 2. Hari itu jadwal nge gym, janjiannya sama trainer jam 7, tapi mobil dipake sampe jam 7 belum ada, akhirnya telat nge gym, dmn saya salah satu orang yg engga pernah ngaret, engga pernah telat. 3. Gym hari itu berad banget sepertinya, saya dari siang emang engga terlalu selera makan. 4. Saat pulang dari gym, majuin mobil, trus mau mindur buat muter balik, ternyata nyerempet gundukan yg dibuat, dia semen dimasukin dalam ember cat, masuk ke bawah kolong mobil, trus ke seret, saya udah coba turun sekali buat ngecek, tapi ga keliatan apa apa, waktu itu hujan juga, udah lumayan gede. 5. Pas mobilnya udah ga bisa jalan...